100000Harga Upah Kepala Tukang per hari. 150000-Harga Upah Pekerja per hari. Cara Menghitung Kebutuhan Bata Merah Kumpul Engineer 03032020 Pasangan Batu Bata Rollag Kiat dan Cara Memasang Batu Bata Merah Anda dapat mengunjungi tempat jual batu bata merah untuk mendapatkan batu bata yang berkwalitas. Analisa pas batu bata rollag. ANALISA1 Beratjenis dinding beton lebih berat dari pada dinding konvensional [batu bata, bata ringan, batako] menyebabkan pada tumpuan bawah yaitu sloof menerima beban yang besar. Sloof berfungsi untuk meratakan beban dari atas untuk disalurkan ke pondasi. Pada kasus ini sloof direncanakan mampu menahan gaya axial sebesar l0%. AnalisaHarga satuan pekerjaan Bata ringan, Analisa harga bata ringan, analisa harga, bata ringan, pasangan dindingg, dinding, hebel, analisa harga SNI, Pekerjaan pasangan dinding bata ringan tebal 10 cm / m2 . Material. Bata Ringan. 0,1. m3 @ 800.000 = 80.000. Perekat Bata Ringan Mortar Perekat - sak 40 kg. 0,1. sak @ 150.000 = Darihasil analisa didapat bahwa nilai produktivitas untuk pekerjaan pasangan dinding batako berfluktuasi pada range 12,52 s/d 20,54 m2/man, dan diperoleh korelasi yang signifikan dan searah antara variabel kuantitas kerja dan produktivitas kerja pada keseluruhan blok. Darihasil analisa didapat bahwa nilai produktivitas untuk pekerjaan pasangan dinding batako berfluktuasi pada range 1252 sd 2054 m2man dan diperoleh korelasi yang signifikan dan searah antara variabel kuantitas kerja dan produktivitas kerja pada keseluruhan blok ABSTRACT Analisatekno ekonomis yang telah dilakukan oleh PLTU Adipala menunjukkan limbah FABA yang dihasilkan sangat mungkin untuk diolah menjadi produk turunan lainnya. Seperti halnya dapat menghasilkan paving block, batako, readymix, kanstein, dinding panel, refraktori cor. Selain itu juga dapat dimanfaatkan sebagai bahan material untuk penimbunan . Perkembangan kebutuhan akan hunian telah mendorong inovasi material dinding yang bersaing dari berbagai segi. Dinding merupakan struktur rumah yang dapat bersifat struktural, non struktural atau sebagai partisi. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pilihan material dinding pada rumah tipe 38 yaitu material non komposit bata dan komposit beton/bata ringan AAC, batako, M-Panel. Bata, AAC dan batako merupakan material yang telah umum digunakan, sedangkan M-Panel belum terlalu umum digunakan. M-panel merupakan material komposit yang berbentuk panel atau plat papan tipis yang dapat digunakan sebagai dinding, tangga, atap dan lantai. Analisa Harga Satuan Pekerjaan terhadap konstruksi dinding dalam penelitian ini menggunakan AHSP Dirjen PU 2016. Ditemukan bahwa biaya terendah untuk aplikasi material dinding diperoleh dari batu bata dan sebaliknya yang tertinggi diperoleh dari M-Panel. Juga ditemukan bahwa durasi terpendek diperoleh dari M-Panel dan durasi terpanjang diperoleh dari batako. Karakteristik material yang didapatkan dari responden tidak sepenuhnya memenuhi proposisi peneliti, diperkirakan hal tersebut disebabkan karena kurangnya pengetahuan terkait salah satu material yaitu M-Panel. ABSTRACTThe development of residential needs has encouraged the innovation of wall materials that competitive in various aspects. Walls are home structures that can be structural, non-structural or as partitions. This study aims to provide a choice of wall materials in houses type 38, which are covering non-composite brick and composite materials concrete/light brick AAC, concrete brick batako, M-Panel. Brick, AAC and concrete brick are commonly used, while M-Panel is not too commonly used. M-panel is a composite material in the form of panels or plates thin boards that can be used as walls, stairs, roofs and floors. Work Unit Price Analysis of wall construction in this study uses AHSP Director General of Public Works 2016. It is found that the lowest cost for wall material application is obtained by brick and the contrary the highest is obtained by M-Panel. It is also found that the shortest duration is obtained by M-Panel and the longest is obtained by concrete brick. Material characteristics obtained from respondents did not fully fulfill the researchers' propositions, it was estimated that things were caused by a lack of knowledge regarding one of the materials, namely the M-Panel. Discover the world's research25+ million members160+ million publication billion citationsJoin for free Reka Buana Jurnal Ilmiah Teknik Sipil dan Teknik Kimia, 32, 2018, page 108-121 Tersedia online di ISSN 2503-2682 Online ISSN 2503-3654 Cetak 108 Analisis Perbandingan Karakteristik, Biaya dan Waktu Material Dinding Komposit dan Non Komposit Lila Khamelda 1, Benedictus Sonny Yoedono 2, Anna Catharina 3 1,2,3 Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Katolik Widya Karya e-mail lila ABSTRAK Perkembangan kebutuhan akan hunian telah mendorong inovasi material dinding yang bersaing dari berbagai segi. Dinding merupakan struktur rumah yang dapat bersifat struktural, non struktural atau sebagai partisi. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pilihan material dinding pada rumah tipe 38 yaitu material non komposit bata dan komposit beton/bata ringan AAC, batako, M-Panel. Bata, AAC dan batako merupakan material yang telah umum digunakan, sedangkan M-Panel belum terlalu umum digunakan. M-panel merupakan material komposit yang berbentuk panel atau plat papan tipis yang dapat digunakan sebagai dinding, tangga, atap dan lantai. Analisa Harga Satuan Pekerjaan terhadap konstruksi dinding dalam penelitian ini menggunakan AHSP Dirjen PU 2016. Ditemukan bahwa biaya terendah untuk aplikasi material dinding diperoleh dari batu bata dan sebaliknya yang tertinggi diperoleh dari M-Panel. Juga ditemukan bahwa durasi terpendek diperoleh dari M-Panel dan durasi terpanjang diperoleh dari batako. Karakteristik material yang didapatkan dari responden tidak sepenuhnya memenuhi proposisi peneliti, diperkirakan hal tersebut disebabkan karena kurangnya pengetahuan terkait salah satu material yaitu M-Panel. Kata Kunci SNI; m-panel; AAC The development of residential needs has encouraged the innovation of wall materials that competitive in various aspects. Walls are home structures that can be structural, non-structural or as partitions. This study aims to provide a choice of wall materials in houses type 38, which are covering non-composite brick and composite materials concrete/light brick AAC, concrete brick batako, M-Panel. Brick, AAC and concrete brick are commonly used, while M-Panel is not too commonly used. M-panel is a composite material in the form of panels or plates thin boards that can be used as walls, stairs, roofs and floors. Work Unit Price Analysis of wall construction in this study uses AHSP Director General of Public Works 2016. It is found that the lowest cost for wall material application is obtained by brick and the contrary the highest is obtained by M-Panel. It is also found that the shortest duration is obtained by M-Panel and the longest is obtained by concrete brick. Material characteristics obtained from respondents did not fully fulfill the researchers' propositions, it was estimated that things were caused by a lack of knowledge regarding one of the materials, namely the M-Panel. Keywords SNI, m-panel, AAC 1. PENDAHULUAN Perkembangan kebutuhan akan hunian menuntut adanya berbagai inovasi dalam pengadaan material, tidak terkecuali material dinding. Hal tersebut tidak hanya disebabkan oleh peningkatan permintaan yang menyebabkan sumber daya material konvensional semakin langka dan menipis tetapi juga masalah waktu, dimana kebutuhan untuk mempercepat waktu Reka Buana Jurnal Ilmiah Teknik Sipil dan Teknik Kimia, 32, 2018, page 108-121 109 produksi semakin menjadi fokus utama selain biaya yang ekonomis. Menanggapi permasalahan yang timbul, pihak-pihak yang terkait dengan konstruksi selalu berupaya menemukan terobosan dan inovasi baru. Inovasi tersebut memberikan banyak keuntungan bagi berbagai pihak, terutama konsumen sebagai pihak pengguna inovasi tersebut. Adapun kontribusi dari penelitian ini adalah memberikan informasi terkait material inovasi. Disadari bahwa banyak inovasi yang terkait dengan material dinding, maka dalam penelitian ini dilakukan tinjauan terhadap material dinding yaitu bata, beton ringan, batako dan m-panel. Bata dan batako tidak termasuk dalam inovasi baru, tetapi dalam penelitian ini tidak hanya bertujuan untuk menginformasikan mengenai pilihan material dinding tetapi juga perbandingan keuntungan dan kerugian meliputi sifat material, biaya dan waktu pelaksanaan antara material konvensional dengan material baru. Dinding merupakan bagian dari bangunan yang berdasarkan fungsi terbagi atas 3 jenis yaitu dinding struktural, non struktural dan partisi 1. Bata adalah batu buatan yang berbahan utama tanah liat. Ukuran bata bervariasi tergantung pada daerah produsen. Bata diproduksi secara manual dan fabrikasi, yang melalui proses pencetakan kemudian dibakar. Bata merah umumnya memiliki ukuran panjang 17-23 cm, lebar 7-11 cm, tebal 3-5 cm 2. Autoclaved Aerated Concrete AAC adalah beton ringan yang dibuat dari bahan baku seperti pasir silika, semen dan bahan campuran lain yang dikategorikan sebagai bahan-bahan untuk beton ringan. Sejak tahun 1980-an, AAC semakin banyak digunakan dalam industri konstruksi di berbagai belahan dunia dikarenakan karakteristik AAC yang ringan tapi kuat, sehingga sangat membantu dalam mengurangi biaya struktur bangunan. AAC juga dikenal sebagai bahan yang memiliki sifat insulasi temperatur dan kedap suara yang baik, serta ramah lingkungan. 3 Batako adalah bahan bangunan yang terbuat dari campuran bahan perekat, agregat, dan air. Itu sebabnya, beberapa orang menyebut batako sebagai bata beton. Kebanyakan batako memiliki ukuran panjang 36-40 cm, tebal 8-10 cm, dan tinggi 18-20 cm. Penggunaan batako biasanya diterapkan dalam pembangunan dinding non-struktural. Berdasarkan Persyaratan Umum Bahan Bangunan di Indonesia tahun 1982 pasal 6, pengertian batako ialah bata yang dibuat dengan mencetak dan memelihara dalam kondisi lembab. Sementara menurut SNI 03-0349-1989 menyebutkan bahwa batako atau conblock concrete block atau batu cetak beton adalah komponen bangunan yang dibuat dari campuran semen portland atau pozolan, pasir, air, dan atau tanpa bahan tambahan lainnya additive, dicetak sedemikian rupa hingga memenuhi syarat dan dapat digunakan sebagai bahan untuk pasangan dinding. Ketentuan ini juga mengatur persyaratan nilai penyerapan air maksimum pada batako yakni 25 persen. M-panel adalah material konstruksi yang berbentuk panel yang merupakan panel EPS expanded polystrene. M-panel mempunyai ketebalan 4 - 32 cm, dapat direkatkan dengan plester konvensional. Komponen dasar dari m-panel adalah polyfoam dan jaring net kawat baja wiremesh. Polyfoam merupakan bahan yang tidak beracun, tidak berbahaya, tidak mudah terbakar dan tidak memiliki kimia aktif. Sedangkan jaringnya terbuat dari Reka Buana Jurnal Ilmiah Teknik Sipil dan Teknik Kimia, 32, 2018, page 108-121 110 kawat baja yang telah digalvanis, diletakkan di kedua panel polyfoam dan saling terhubung satu sama lain. M-panel tersedia dalam bentuk single panel PSM untuk dinding, single panel PST untuk partisi, double panel untuk dinding bangunan tingkat tinggi, floor panel untuk lantai, dan staircase untuk tangga 4. Pelaksanaan penelitian yang diawali dengan identifikasi masalah kemudian dilanjutkan dengan previous research review dimana telah cukup banyak dilakukan penelitian terhadap material dinding. Penelitian terdahulu dirangkum dalam tabel berikut. Tabel 1. Penelitian Terdahulu Metode dan Hasil Penelitian Analisa Produktivitas Pemasangan Dinding dengan Material M-Panel EPS Expanded Polystyrene System M. Ilham Akbar I. 2014 5.  Metode daily record sheet dan baseline productivity.  Waktu pekerjaan dinding M-Panel 5550 m2 pada tiap jenis pengamatan adalah pemasangan = 12,704 𝑚2/jam, plester tahap I = 108,890 𝑚2/jam, plester tahap II = 28,343 𝑚2/jam.  Harga satuan pekerjaan dinding tiap m2 sebesar Rp 219, sehingga total biaya pekerjaan dinding seluas 5550 m2 sebesar Rp Analisis Perbandingan Waktu dan Biaya dalam Penggunaan Bata Merah dengan M-Panel EPS Expanded Polystyrene System Heny Purwanti 2014 6.  Metode daily record sheet dan baseline productivity.  Biaya material pekerjaan dinding bata merah lebih murah dibandingkan dengan pekerjaan dinding m-panel.  Upah tenaga kerja untuk pekerjaan dinding m-panel lebih murah dibandingkan dengan pekerjaan dinding bata merah karena waktu pelaksanaan pekerjaan yang lebih cepat. Analisis Perbandingan Biaya Dan Waktu Pekerjaan Dinding Menggunakan Bata Merah Dengan M-Panel Candra Dharmayanti, I Gusti Ketut Sudipta, Gede Tusan Saputra 2016 7.  Metode daily record sheet dan baseline productivity.  Jumlah tenaga untuk bata merah sejumlah 4 orang dan M-panel sejumlah 5 orang.  M-panel membutuhkan biaya yang lebih tinggi sebesar 30% dari dinding bata merah.  Pengerjaan dinding M-panel seluas 1000 m² membutuhkan 10 hari kerja sedangkan bata merah membutuhkan 63 hari kerja. Perhitungan Harga Satuan Pekerjaan Dinding Bata Ringan dengan Metode SNI dan Ms Project pada Proyek Pembangunan Gedung Laboratorium Enterpreneurship Terpadu Universitas Brawijaya Malang Kartika Puspa Negara, Saifoe El Unas, Hamzah Hasyim, Marchel Aditha 2015 8.  Metode SNI dan Ms. Project  Perhitungan biaya pekerjaan dengan SNI didapatkan sebesar Rp 2,4 M, sedangkan dengan Ms Project sebesar Rp 1,9 M.  Hasil perhitungan dengan Ms Project lebih mendekati keadaan di lapangan. Analisa Produktivitas Pekerjaan Dinding Panel, Dinding Batu Bata Konvensional, dan SNI Pekerjaan Dinding Saifoe El Unas, Kartika Puspa N., Rifky Rezha Pranata  Metode Daily Record Sheet, Baseline Productivity, SNI  Nilai produktivitas pekerjaan dinding panel pada tiap jenis pengamatan adalah pemasangan = 12,723 𝑚2/jam, plester tahap I = 108,814 𝑚2/jam, plester tahap II = 28,346 𝑚2/jam, sedangkan nilai produktifitas pekerjaan Reka Buana Jurnal Ilmiah Teknik Sipil dan Teknik Kimia, 32, 2018, page 108-121 111 Metode dan Hasil Penelitian dinding bata adalah pemasangan = 3,00 𝑚2/jam, plester = 3,57 𝑚2/jam dan dinding bata berdasarkan SNI adalah pemasangan = 1,33 𝑚2/jam, plester = 1,00 𝑚2/jam.  Harga satuan pekerjaan dinding Panel tiap m2 sebesar Rp sedangkan dinding bata sebesar Rp dan dinding bata berdasarkan SNI sebesar Rp. Judul Analisa Produktifitas Dinding Bata Ringan Dan Dinding Precast Pada Bangunan Gedung Tinggi Hunian Peneliti Retna Kristiana, Aan Pujiandi 2016 10 Obyek Metode Daily Record Sheet, Baseline Productivity  Harga bata ringan terpasang Rp. waktu pemasangan bata ringan ± 12 bulan. Harga pemasangan bata ringan bervariasi tiap lantainya, semakin tinggi lantainya semakin mahal harganya.  Analisa produktifitas dinding precast adalah harga material dinding precast Rp. harga pemasangan dinding precast Rp. total harga pemasangan dinding precast Rp. sehingga harga terpasang dinding precast Rp. waktu pemasangan dinding precast ± 7 bulan. Analisa Perbandingan Estimasi Biaya dan Waktu pada Pekerjaan Dinding Bata Merah, Batako, dan Bata Ringan pada Gedung Gusti Reza Fairuzz 2018 11  Metode Analisa Harga Satuan SNI  Biaya pekerjaan untuk bata merah sebesar Rp 336,9 juta, batako Rp 366,4 juta dan bata ringan Rp 433,9 juta.  Durasi pekerjaan dinding bata merah selama 80 hari, btako 67 hari dan bata ringan 74 hari. Perbandingan Pelaksanaan Dinding Precast dengan Dinding Konvensional ditinjau dari segi Waktu dan Biaya Yulistianingsih dan Trijeti 2014 Jurnal Konstruksia Vol. 6  Metode Analisa Harga Satuan SNI 2011  Pekerjaan dinding precast lebih mahal dengan selisih 29%, tetapi waktu pelaksanaanya jauh lebih cepat bahkan mencapai angka 150%. Sedangkan pekerjaan dinding konvensional bata ringan lebih murah dari segi biaya, tetapi waktu pelaksanaanya lebih lama. Dengan kata lain pekerjaan dinding precast lebih efektif dikerjakan tetapi kurang efisien dari segi biaya, apabila bangunan yang dikerjakan dibawah 10 lantai. Keterbaruan dari penelitian ini adalah dilakukannya perbandingan antara 4 material dinding dimana penelitian terdahulu pada umumnya membandingkan 2 material. Penelitian terdahulu hanya terbatas meneliti biaya dan waktu pelaksanaan, sedangkan penelitian ini melakukan penelitian terhadap karakteristik material berdasarkan tanggapan praktisi. Harga dan kualitas merupakan dua hal yang selalu menjadi pertimbangan manusia dalam menentukan pilihan sehubungan dengan barang. Dibutuhkan data-data yang dapat menjadi pertimbangan bagi developer dan konsumen dalam menentukan material dinding, karenanya penelitian ini menetapkan empat material dinding yang cukup dikenal dan bahkan merupakan material konvensional yaitu bata, dan batako. Beton ringan termasuk material baru tetapi sudah cukup banyak digunakan utamanya pada bangunan tinggi, sedangkan M-Panel belum terlalu dikenal di Malang. Dalam penelitian ini akan diteliti keuntungan dan kerugian dari material dinding bata, bata ringan, batako dan m-panel yang meliputi karakteristik, biaya dan waktu pemasangan yang diharapkan akan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan pilihan. Reka Buana Jurnal Ilmiah Teknik Sipil dan Teknik Kimia, 32, 2018, page 108-121 112 2. METODE PENELITIAN Obyek penelitian adalah topik yang menjadi permasalahan yang dikaji dalam penelitian, sedangkan subyek penelitian adalah narasumber yang menjadi sumber riset dalam penelitian 12. Objek dalam penelitian ini adalah material dinding komposit yaitu AAC, batako, M-Panel dan non-komposit yaitu bata. Subyek dalam penelitian adalah praktisi dalam bidang konstruksi yaitu kontraktor, konsultan dan developer. Metode yang digunakan dalam melakukan pengambilan data data collection yaitu dengan melakukan 1. Literatur review terhadap penelitian terdahulu, sebagaimana yang telah tercantum pada tabel di pendahuluan. Literatur review dilakukan untuk menemukan gap celah dalam penelitian. 2. Study literatur melalui internet, jurnal dan buku untuk menentukan karakteristik yang menjadi materi wawancara, sedangkan untuk biaya dan waktu didapatkan dari perhitungan dengan menggunakan AHSP Dirjen PU 2016 dengan rumus berikut. Biaya = Koefisien x Harga Satuan x Volume Pekerjaan Sedangkan untuk perhitungan durasi, terlebih dahulu ditentukan jumlah tenaga yang akan digunakan dengan rumus berikut.   Harga satuan yang digunakan berdasarkan harga satuan yang berlaku di kotamadya Malang pada tahun 2017. Khusus untuk material M-Panel AHSP didapatkan dari website PT. Modern Panel Indonesia, sedangkan harganya berdasarkan 2016 13. Wawancara terkait karakteristik material, dimana dalam wawancara diajukan 15 pertanyaan dan dijawab oleh responden dalam bentuk peringkat serta alasannya. Pertanyaan yang diajukan merujuk pada peringkat material dalam karakteristik tertentu sesuai opini responden. Karakteristik material diperoleh dari pendapat responden dimana responden diminta untuk 1. Mengisi kolom [3]  [6] dengan angka 1  4 untuk menunjukkan tingkat/level, dimana angka 1 merupakan nilai tertinggi. 2. Mengisi kolom [7] dengan keterangan / penjelasan / alasan yang mendukung material tertentu sebagai pilihan tertinggi angka 1. 3. Bentuk pertanyaan yang diajukan pada responden adalah sebagai berikut Tabel 2. Pertanyaan Keterangan/ Penjelasan/Alasan Peringkat frekwensi pemakaian material dalam proyek ?. Peringkat biaya pelaksanaan material sebagai konstruksi dinding ?. Reka Buana Jurnal Ilmiah Teknik Sipil dan Teknik Kimia, 32, 2018, page 108-121 113 Keterangan/ Penjelasan/Alasan Peringkat lama waktu pelaksanaan material sebagai konstruksi dinding ?. Peringkat luasan area yang dibutuhkan untuk penyimpanan material ?. Peringkat ketersediaan material di Malang ?. Peringkat kemampuan aplikasi material pada rumah bertingkat ?. Peringkat adaptasi/penyesuaian material terhadap kebutuhan dimensi/desain/ruang ?. Peringkat ketahanan material sebagai konstruksi dinding terhadap kelembaban ?. Peringkat keawetan/durabilitas material sebagai konstruksi dinding ?. Peringkat kemampuan material sebagai material Re-Use ?. Peringkat kemampuan material sebagai material Re-Cycle ?. Peringkat pencemaran udara pada saat aplikasi material sebagai konstruksi dinding ?. Peringkat pencemaran air pada saat aplikasi material sebagai konstruksi dinding ?. Peringkat pencemaran tanah pada saat aplikasi material sebagai konstruksi dinding ?. Peringkat berat material ?. Catatan 1. Peringkat frekwensi pemakaian material dalam proyek ?. tertinggi = terbanyak pemakaian 2. Peringkat biaya pelaksanaan material sebagai konstruksi dinding ?. tertinggi = terbesar biaya pelaksanaan 3. Peringkat lama waktu pelaksanaan material sebagai konstruksi dinding ?. tertinggi = terlama waktu pelaksanaan 4. Peringkat luasan area yang dibutuhkan untuk penyimpanan material ?. tertinggi = terluas 5. Peringkat ketersediaan material di Malang ?. tertinggi = terbanyak tersedia 6. Peringkat kemampuan aplikasi material pada rumah bertingkat ?. tertinggi = ter-mampu dijadikan dinding rumah bertingkat 7. Peringkat adaptasi/penyesuaian material terhadap kebutuhan dimensi/desain/ruang ?. tertinggi = ter-mampu disesuaikan dengan kebutuhan desain 8. Peringkat ketahanan material sebagai konstruksi dinding terhadap kelembaban ?. tertingi = terkuat terhadap menahan kelembaban 9. Peringkat keawetan/durabilitas material sebagai konstruksi dinding ?. tertinggi = terawet Reka Buana Jurnal Ilmiah Teknik Sipil dan Teknik Kimia, 32, 2018, page 108-121 114 10. Peringkat kemampuan material sebagai material Re-Use ?. tertinggi = ter-mampu 11. Peringkat kemampuan material sebagai material Re-Cycle ?. tertinggi = ter-mampu 12. Peringkat pencemaran udara pada saat aplikasi material sebagai konstruksi dinding ?. tertinggi = tertinggi tingkat pencemaran 13. Peringkat pencemaran air pada saat aplikasi material sebagai konstruksi dinding ?. tertinggi = tertinggi tingkat pencemaran 14. Peringkat pencemaran tanah pada saat aplikasi material sebagai konstruksi dinding ?. tertinggi = tertinggi tingkat pencemaran 15. Peringkat berat material ?. tertinggi = terberat 3. HASIL DAN PEMBAHASAN Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik, biaya dan durasi dari aplikasi material dinding yang berbeda. Material diaplikasikan pada rumah tipe 38 yang tergolong sebagai tipe rumah sederhana. Denah rumah diambil dari Mutiara Jingga Regency Malang sebagaimana yang tercantum pada gambar berikut dengan luas dinding 111,125 m2. Gambar 1. Denah Rumah Tipe 38 Mutiara Jingga Regency Reka Buana Jurnal Ilmiah Teknik Sipil dan Teknik Kimia, 32, 2018, page 108-121 115 DINDING BATA Tabel 3. Pemasangan 1m2 Dinding Bata Merah 5x11x22 cm, Tebal ½ batu, Campuran 1 SP 2 PP Tabel 4. Pemasangan 1 m2 Plesteran 1SP 1PP, Tebal 15 mm Tabel 5. Pemasangan 1m2 Acian Rekapitulasi biaya pelaksanaan dinding bata Rp + Rp + Rp = Rp Rekapitulasi durasi pelaksanaan dinding bata 9,7 + 9,7 + 6,5 = 26 hari DINDING BATA RINGAN AAC Tabel 6. Pemasangan 1m2 Dinding Bata Ringan 60x10x20, Tebal 10 cm dengan MSP Reka Buana Jurnal Ilmiah Teknik Sipil dan Teknik Kimia, 32, 2018, page 108-121 116 Tabel 7. Pemasangan 1 m2 Plesteran dengan MSP Tabel 8. Pemasangan 1 m2 Acian dengan MSP Rekapitulasi biaya pelaksanaan dinding bata ringan Rp + Rp + Rp = Rp Rekapitulasi durasi pelaksanaan dinding bata ringan 8,8 + 7,3 + 5,2 = 21,4 hari DINDING BATAKO Tabel 9. Pemasangan 1m2 Dinding Conblock HB-15 Campuran 1SP 3PP Untuk plesteran dan acian ditentukan menggunakan komposisi yang sama dengan pasangan bata, sehingga perhitungan biaya dan durasi menggunakan data yang sama. Rekapitulasi biaya pelaksanaan dinding batako Reka Buana Jurnal Ilmiah Teknik Sipil dan Teknik Kimia, 32, 2018, page 108-121 117 Rp + Rp + Rp = Rp Rekapitulasi durasi pelaksanaan dinding batako 10,4 + 9,7 + 6,5 = 26,6 hari DINDING M-PANEL Tabel 10. Pemasangan 1m2 Dinding M-Panel PSM 8 Tabel 11. Pemasangan 1 m2 Plesteran Dinding Tahap I Tabel 12. Pemasangan 1 m2 Plesteran Dinding Tahap II Rekapitulasi biaya pelaksanaan dinding M-Panel Rp + Rp + Rp = Rp Rekapitulasi durasi pelaksanaan dinding M-Panel 3,9 + 0,09 + 0,4 = 4,4 hari Reka Buana Jurnal Ilmiah Teknik Sipil dan Teknik Kimia, 32, 2018, page 108-121 118 Gambar 2. Perbandingan Biaya dan Waktu Pelaksanaan KARAKTERISTIK Tabel 13. Nilai Mode dari Hasil Wawancara Berdasarkan hasil dari tabel Nilai Mode tersebut dengan menginterpretasikan peringkat 1 = sangat, 2 = banyak / tinggi / mudah / mampu / berat, 3 = cukup, 4 = tidak, maka perbandingan karakteristik terhadap tiap  tiap material sebagai berikut 1. Bata  Sangat banyak digunakan di kota Malang.  Biaya pelaksanaan tidak tinggi.  Waktu pelaksanaan sangat lama.  Membutuhkan area penyimpanan yang tidak luas.  Sangat banyak tersedia. Bata Ringan Batako M-PanelWaktu Hari Biaya Rupiah Biaya Waktu Reka Buana Jurnal Ilmiah Teknik Sipil dan Teknik Kimia, 32, 2018, page 108-121 119  Sangat mudah diaplikasikan pada rumah bertingkat.  Sangat mudah disesuaikan dengan kebutuhan desain/ruang.  Sangat tahan terhadap kelembaban.  Sangat awet.  Sangat mampu untuk digunakan kembali Re-Use.  Sangat mampu untuk didaur ulang Re-Cycle.  Pencemaran udara tidak tinggi.  Pencemaran air sangat tinggi.  Pencemaran tanah sangat tinggi.  Material berat. 2. Batako  Banyak digunakan di kota Malang.  Biaya pelaksanaan tidak terlalu tinggi.  Waktu pelaksanaan lama.  Membutuhkan area penyimpanan yang luas.  Banyak tersedia.  Tidak mudah atau sulit diaplikasikan pada rumah bertingkat.  Tidak mudah atau sulit disesuaikan dengan kebutuhan desain/ruang.  Tahan terhadap kelembaban.  Tidak awet.  Mampu untuk digunakan kembali Re-Use.  Mampu untuk didaur ulang Re-Cycle.  Pencemaran udara tinggi.  Pencemaran air cukup tinggi.  Pencemaran tanah tinggi.  Material sangat berat. 3. Bata Ringan AAC  Cukup banyak digunakan di kota Malang.  Biaya pelaksanaan tinggi.  Waktu tidak terlalu lama.  Membutuhkan area penyimpanan yang tidak terlalu luas.  Cukup banyak tersedia.  Mudah diaplikasikan pada rumah bertingkat.  Mudah disesuaikan dengan kebutuhan desain/ruang.  Tahan terhadap kelembaban.  Awet.  Cukup mampu untuk digunakan kembali Re-Use.  Cukup mampu untuk didaur ulang Re-Cycle.  Pencemaran udara sangat tinggi.  Pencemaran air tinggi.  Pencemaran tanah cukup tinggi.  Material cukup berat. 4. M-Panel  Tidak banyak digunakan di kota Malang.  Biaya pelaksanaan sangat tinggi.  Waktu tidak lama.  Membutuhkan area penyimpanan yang sangat luas.  Tidak banyak tersedia.  Cukup mudah diaplikasikan pada rumah bertingkat.  Tidak mudah disesuaikan dengan kebutuhan desain/ruang.  Tidak tahan terhadap kelembaban.  Sangat awet.  Tidak mampu untuk digunakan kembali Re-Use.  Tidak mampu untuk didaur ulang Re-Cycle.  Pencemaran udara tidak tinggi.  Pencemaran air tidak tinggi.  Pencemaran tanah tidak tinggi.  Material tidak berat. Reka Buana Jurnal Ilmiah Teknik Sipil dan Teknik Kimia, 32, 2018, page 108-121 120 4. KESIMPULAN 1. Biaya pelaksanaan tertinggi didapatkan dari hasil perhitungan konstruksi dinding M-Panel, sedangkan biaya terendah adalah dinding conblok/batako. 2. Waktu pelaksanaan tercepat didapatkan dari hasil perhitungan konstruksi M-Panel sedangkan waktu terlama adalah dinding conblok/batako. 3. Grafik perbandingan biaya dan waktu memberikan hasil kontradiksi antara biaya dan waktu, dimana biaya berbanding terbalik dengan waktu pelaksanaan, artinya walaupun biaya pelaksanaan cenderung tinggi tetapi waktu pelaksanaannya relatif cepat. 4. Waktu untuk penyebaran kuesioner menjadi salah satu aspek yang harus direncanakan dalam proses pengumpulan data, utamanya terkait dengan responden praktisi yang bersifat dinamis dengan mobilitas tinggi. 5. PENGHARGAAN Penulis mengucapkan terimakasih kepada Ditjen DIKTI yang telah mendanai penelitian ini di dalam skema Penelitian Dosen Pemula 2017. Pada kesempatan ini, penulis juga ingin mengucapkan terimakasih kepada keluarga dan seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sehingga penelitian ini dapat terlaksana dengan baik. Secara khusus, Penulis menyampaikan terima kasih kepada 1. Ibu Nindya Santi CV. Arraafidan 2. Bapak Sugeng Cahyo Purnomo PT. Morse 3. Bapak Sugeng Rahardjo CV. Trimitra Lexata 6. DAFTAR PUSTAKA 1. Manto, J. Mengidentifikasi Durasi dan Tenaga Kerja berdasarkan Analisa Harga Satuan Pekerjaan AHSP pada Perencanaan Villa Damai. Gorontalo Sekolah Tinggi Teknik Bina Taruna , 2012. 2. Admin. [Online] 2012. [Dikutip 17 Agustus 2018.] 3. hebelindonesia. [Online] 2013. [Dikutip 8 Desember 2015.] 4. MPI. [Online] 2015. [Dikutip 14 Mei 2018.] 5. Analisa Produktivitas Pemasangan Dinding dengan Material M-Panel. Akbar, M. Ilham. 2014, Student Journal. 6. Analisis Perbandingan Waktu dan Biaya dalam Penggunaan Bata Merah dengan M-Panel . Purwanti, Heny. 2014, Jurnal Teknologi, Vol. 2. 7. Analisis Perbandingan Biaya Dan Waktu Pekerjaan Dinding Menggunakan Bata Merah Dengan M-Panel. Dharmayanti, Candra, Sudipta, I Gusti Ketut dan Saputra, Gede Tusan. 2016, Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 20. 8. Perhitungan Harga Satuan Pekerjaan Dinding Bata Ringan dengan Metode SNI dan Ms Project pada Proyek Pembangunan Gedung Laboratorium Enterpreneurship Terpadu Universitas Brawijaya Malang. Unas, Saifoe El, Hasyim, Hamzah dan Aditha, Marchel. 2015, Jurnal Rekayasa Sipil, Vol. 9. 9. Analisa Produktivitas Pekerjaan Dinding Panel, Dinding Batu Bata Konvensional, dan SNI Pekerjaan Dinding . Unas, Saifoe El, N, Kartika Puspa dan Rifky Rezha. 2015, Student Journal, Vol. 1. 10. Analisa Produktifitas Dinding Bata Ringan dan Dinding Precast pada Bangunan Gedung Tinggi Hunian. Kristiana, Retna dan Pujiandi, Aan. 2, 2016, Rekayasa Sipil, Vol. 5, hal. 81-92. 11. Analisa Perbandingan Estimasi Biaya dan Waktu pada Pekerjaan Dinding Bata Merah, Batako, dan Bata Ringan pada Gedung. Fairuzz, Gusti Reza. 2018, SPMI Poltekba. 12. Admin. [Online] 3 Agustus 2018. Reka Buana Jurnal Ilmiah Teknik Sipil dan Teknik Kimia, 32, 2018, page 108-121 121 13. Surya. [Online] 2016. 14. Zainal. Cara Terbaik Membangun Rumah. Jakarta Gramedia Pustaka Utama, 2005. 15. Admin. [Online] 2018. [Dikutip 23 Juli 2018.] 16. Akmal, Imelda, Arimbi, Novi dan Primasanti, Nadia. Bata Kuat, Awet, Indah dan Eksotis. Jakarta Gramedia, 2010. 17. Alfari, Shabrina. [Online] 2018. [Dikutip 8 Juli 2018.] ResearchGate has not been able to resolve any citations for this Ketut Dan SaputraGede TusanGusti Ketut dan Saputra, Gede Tusan. 2016, Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. Harga Satuan Pekerjaan Dinding Bata Ringan dengan Metode SNI dan Ms Project pada Proyek Pembangunan Gedung Laboratorium Enterpreneurship Terpadu Universitas Brawijaya Malang. Unas, Saifoe El, Hasyim, Hamzah dan Aditha, MarchelPerhitungan Harga Satuan Pekerjaan Dinding Bata Ringan dengan Metode SNI dan Ms Project pada Proyek Pembangunan Gedung Laboratorium Enterpreneurship Terpadu Universitas Brawijaya Malang. Unas, Saifoe El, Hasyim, Hamzah dan Aditha, Marchel. 2015, Jurnal Rekayasa Sipil, Vol. Produktivitas Pekerjaan Dinding PanelDinding Batu BataKonvensionalDindingSaifoe UnasN ElKartika Puspa DanRifky RezhaAnalisa Produktivitas Pekerjaan Dinding Panel, Dinding Batu Bata Konvensional, dan SNI Pekerjaan Dinding. Unas, Saifoe El, N, Kartika Puspa dan Rifky Rezha. 2015, Student Journal, Vol. [Online] 2018. [Dikutip 23 Juli 2018.] 16. Akmal, Imelda, Arimbi, Novi dan Primasanti, Nadia. Bata Kuat, Awet, Indah dan Eksotis. Jakarta Gramedia, 2010. 17. Alfari, Shabrina. Analisa Pemasangan Batako – Batako merupakan material atau bahan bangunan alternatif selain batu bata merah yang biasanya digunakan dalam pembuatan dinding rumah atau bangunan lainnya. Saat ini batako menjadi bahan bangunan yang paling diminati masyarakat Indonesia karena pemasangannya yang mudah, mudah diperoleh di toko bangunan, dan harganya yang relatif terjangkau. Kelebihan dari batako sendiri karena bahan utama dari batako merupakan campuran dari pasir dan semen sehingga memiliki kekuatan dan kekokohan yang dinilai mampu menjadi alternatif dari batu bata merah, serta pembuatannya yang dicetak menggunakan mesin press, membuat bentuk batako menjadi seragam dan presisi. Bentuknya yang presisi, beratnya yang lebih ringan, dan ukurannya yang lebih besar dibandingkan batu bata merah membuat pemasangan batako menjadi lebih cepat dan mengirit biaya pengerjaan. Selain itu, umumnya batako memiliki lubang di tengah sehingga membuat daya ikat antara batako satu dengan yang lain menjadi lebih kuat serta mengirit biaya untuk bahan perekat. Akan tetapi, tidak sepenuhnya batako memiliki kelebihan. Batako juga memiliki beberapa kekurangan sebagai bahan bangunan, yaitu mudah pecah apabila terbentur dengan benda keras, kekuatannya masih dibawah dari batu bata merah, kurang baik dalam peredam suara, dan mudah menyerap panas. Namun, kembali lagi dari kebutuhan dan tujuan anda dalam memilih batako sebagai bahan bangunan. Baca juga Analisa Pemasangan Bata Merah Per Meter Jenis Batako dan Harga pasangan batako Pada umumnya, masyarakat Indonesia memilih jenis pasangan batako putih untuk pembuatan dinding atau pagar. Namun batako sendiri memiliki beberapa jenis serta harga yang berbeda berdasarkan bahan pembuatan dan daerah tertentu. Berikut ini jenis batako beserta harga yang kami peroleh dari beberapa referensi Spesifikasi Harga per biji Rp Batako lubang Batako Press Lock Batako Putih Batako Murni Batako Press 3 Lubang Batako Hitam Press Batako Reguler 2 Lubang Batako Reguler 3 Lubang Batako Conblock Murni Batako Ukuran 36x17x8cm Batako Press Semen Batako Press Jombang Press Franco 3 Lubang Batako Jogja Batako Semen Batako Murni Baca juga Analisa Harga Pasangan Bata Ringan / Hebel Kebutuhan Pemasangan Batako pasangan batako Sebelum melakukan pemasangan batako, tentu memerlukan kebutuhan material lain dan pekerja dalam proses pemasangannya. Apa saja yang diperlukan? Berikut merupakan material serta pekerja yang dibutuhkan dalam pemasangan batako berdasarkan SNI 68972008 Bahan Material Batako lubang Semen portland PC Pasir pasang Besi beton 8 mm Pekerja Bangunan Pekerja Tukang batu Kepala tukang Mandor Lalu berapa biaya pemasangan batako? Sebelum melakukan pemasangan batako, maka perlu mengetahui analisa biaya atau harga pemasangan batako per meternya. Berikut ini kami berikan contoh analisa biaya pemasangan batako per meter dengan campuran spesi 1PC5PS berdasarkan acuan SNI 68972008. Uraian Koefisien Satuan Harga Satuan Jumlah Harga Material Batako lubang 12,5 buah Semen portland 15,16 kg Pasir pasang 0,0364 m3 Besi beton 8 mm 0,28 kg Total – – – Jenis Pekerja Pekerja 0,3 OH Tukang batu 0,1 OH Kepala tukang 0,01 OH Mandor 0,015 OH Total – – – Berdasarkan data di atas telah diketahui harga satuan dari material serta pekerja yang dibutuhkan. Total dari biaya yang dikeluarkan untuk pemasangan batako per meter yaitu jumlah dari total biaya material dan jenis pekerja sebesar + = Baca juga Cara Menghitung Anak Tangga Cara menghitung biaya pemasangan batako Apabila anda sudah mengetahui analisa harga satuan pemasangan batako per meter, maka selanjutnya anda harus mengetahui cara menghitung biaya pemasangan batako. Berikut ini contoh yang dapat anda pahami dalam menghitung biaya pemasangan batako. Diketahui Ukuran bangunan= 4 m x 3 m. Tinggi dinding= 3,2 m. Kusen pintu swing= 1 m x 2,3 m. Kusen jendela= 0,8 m x 1,2 m. Perhitungan Luas tembok 4 sisi = 2 x Panjang x Tinggi dinding + 2 x Lebar x Tinggi dinding. = 2 x 4 m x 3,2 m + 2 x 3 m x 3,2m. = 25,6 + 19,2 = 44,8 m2. Luas pintu = 1 m x 2,3 m = 2,3 m2. Luas jendela = 0,8 m x 1,2 m = 0,96 m2. Luas tembok = 44,8 – 2,3 – 0,96 = 41,54 m2. Setelah mendapatkan total volume pekerjaannya, selanjutnya mengalikan luas tembok dengan harga per meter yang telah dihitung di atas tadi. Biaya pemasangan batako = Luas tembok x Harga per meter. Sehingga diperoleh 41,54 m2 x = Jadi, berdasarkan perhitungan di atas, total biaya yang diperlukan untuk membuat dinding batako setinggi m pada ruang kamar berukuran 4 m x 3 m yaitu sebesar atau apabila dibulatkan sebesar Cara menghitung kebutuhan batako dan biaya untuk pembuatan dinding Kebutuhan batako per meter Sebagai contoh, apabila anda menggunakan batako dengan ukuran standar yaitu 40 cm x 20 cm x 10 cm dengan jarak spesi adukan 2 cm, maka diperkirakan untuk satu meter perseginya anda mebutuhkan 11 buah. Hasil tersebut didapatkan dari jumlah batako utuh 5 biji dan batako terpotong 3 biji, sehingga diperoleh 11 biji batako. Namun, jika menggunakan ukuran berbeda seperti ukuran khusus, maka jumlah kebutuhan batako per meter juga akan berbeda. Meskipun demikian, rumus perhitungannya akan tetap sama seperti di atas. Perhitungan volume luas dinding Selanjutnya anda harus mengetahui luas dinding yang akan dipasangi material batako. Sebagai contoh dinding rumah memiliki panjang 26 m dengan ketinggian 3,5 m, maka dapat diketahui Volume luas dinding = Panjang x Tinggi Volume luas dinding = 26 m x 3,5 m = 91 m2 Perhitungan total kebutuhan batako Perhitungan selanjutnya yaitu anda harus menghitung total kebutuhan batako yang akan dipasang pada dinding tersebut. Karena sudah diketahui kebutuhan batako per meter yaitu 11 bh buah, maka kalikan dengan volume luas dinding. Total kebutuhan batako = 91 m2 x 11 bh = 1001 buah Alangkah baiknya anda juga menambahkan material cadangan untuk mengantisipasi apabila ada yang pecah, hilang, dan lain sebagainya sebanyak 3% dari total kebutuhan. Jadi jumlah cadangan batako yang diperlukan yaitu 3% x 1001 bh = 30 buah. Perhitungan biaya pembelian batako Dari perhitungan sebelumnya dapat disimpulkan total kebutuhan batako beserta cadangannya sebanyak 1001 bh + 30 bh = 1031 buah. Apabila harga batako per buahnya maka dana yang dibutuhkan sebesar x 1031 = untuk dinding seluas 91 m2. Catatan Biaya tersebut hanya untuk pembelian batako dan belum termasuk biaya ongkos pekerja. Baca juga Harga Batu Batako Dan Bata Merah Sistem Borongan Salah satu faktor penting dalam pembangunan yaitu adanya sistem borongan. Apa itu sistem borongan? Sistem borongan adalah pemberian upah secara keseluruhan terhadap tenaga kerja dalam menyelesaikan suatu proyek sesuai dengan perjanjian atau kesepakatan di awal antara pemberi kerja dan pekerja. Hal ini berlaku pula pada pemasangan batako. pasangan batako Berapa biaya yang dibutuhkan untuk sistem borongan? Mengenai biaya atau harga tidak ada patokan tertentu karena setiap daerah berbeda-beda. Namun, menggunakan sistem borongan lebih menghemat biaya dan waktu dibandingkan pekerja harian, karena pada sistem borongan target penyelesaian telah ditentukan sesuai kesepakatan. Pada umumnya, biaya pemasangan batako per meter untuk sistem borongan berkisar antara – Sekali lagi, harga tersebut bukan merupakan patokan biaya sistem borongan, karena setiap daerah pasti berbeda-beda tergantung kesepakatan. Tips Memilih Batako Sebelum melakukan pemasangan batako, tentu memerlukan pertimbangan mengenai bahan serta kualitas batako yang baik. Apa saja yang perlu diperhatikan dalam memilih batako? Berikut beberapa tips dari kami dalam memilih batako Pilihlah batako yang memiliki permukaan rata Pastikan sebelum membeli tidak terdapat keretakan pada batako Semakin lurus batako, semakin bagus kualitasnya Tentukan terlebih dahulu jenis batako sesuai dengan tujuan pemasangan Berdasarkan penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa biaya pemasangan batako dapat dipengaruhi oleh harga material serta ongkos pekerjanya. Oleh sebab itu, anda harus pintar-pintar dalam memilih material serta tukang bangunan ketika hendak membangun sebuah rumah. Baca juga Harga Paving Block Lengkap Semua Model Demikian informasi seputar tata cara menghitung biaya pemasangan batako per m2 mulai dari kebutuhan material hingga ongkos para pekerjanya. Semoga informasi di atas bermanfaat serta dapat dijadikan gambaran ketika hendak menghitung total biaya pemasangan batako. Harga Borongan Pasang Batako Per Meter – Sebagaimana diketahui, belakangan ini material batako kerap digunakan sebagai dinding sebuah konstruksi bangunan. Hal tersebut bukan tanpa alasan, pasalnya batako memiliki ukuran lebih besar dibandingkan bata merah sehingga proses pemasangannya bisa lebih itu, proses pembuatan batako juga dilakukan melalui mesin press atau mesin cetak sehingga ukurannya presisi dan seragam. Akan tetapi, material batako kebanyakan memiliki rongga atau lubang di bagian tengahnya sehingga tingkat ketahanannya cenderung lebih rendah dibandingkan dengan bata dan Kekurangan BatakoKelebihanKekuranganUkuran Standar BatakoHarga Borongan Pasang Batako Per MeterPerhitungan Biaya Pemasangan BatakoTips Memilih BatakoAkhir KataBerbicara mengenai dinding batako, di Indonesia sendiri saat ini sudah tersedia cukup banyak pekerja borongan ataupun kontraktor yang menyediakan tenaga jasa pemesangannya. Kebanyakan para pemborong tersebut mematok tarif atau upah jasa pemasangan batako dengan hitungan per meter sebab itu, jika diantara kalian berencana hendak membangun rumah menggunakan material batako, ada baiknya cari tahu terlebih dahulu berapa besaran harga borongannya. Nah, kali ini kami akan membahas secara tuntas terkait daftar harga borongan pasang pagar batako per meter, baik itu non bahan ataupun plus dan Kekurangan BatakoSeperti dijelaskan di atas, PENGERTIAN BATAKO merupakan sebuah material bangunan yang terbuat dari campuran semen dan pasir. Setelah itu, campuran semen serta pasir tersebut nantinya dicetak menggunakan cara manual ataupun menggunakan mesin press agar mendapatkan ukuran presisi dan batako memiliki sejumlah keunggulan dibandingkan material dinding lainnya, namun bukan berarti material tersebut tidak mempunyai kelemahan sedikitpun. Sebagai bahan pertimbangan, berikut akan kami jelaskan beberapa kelebihan serta kekurangan dari terhadap besar dan relatif bobot bentuk rata serta pengerjaannya menjadi lebih membuat dinding menjadi mudah rongga atau tengahnya mudah mampu meredam suara dengan Standar BatakoPerlu diketahui, biasanya besaran harga borongan pasang batako per meter akan dipengaruhi oleh sejumlah faktor, salah satunya yaitu ukuran. Ukuran batako juga nantinya bisa dijadikan sebagai acuan ketika hendak menghitung KEBUTUHAN BATAKO PER material batako di pasaran dijual dengan ukuran tinggi 14 cm hingga 18 cm serta panjang 20 cm sampai 30 cm. Sementara untuk ketebalannya sendiri juga cukup bervariasi, mulai dari 8 cm hingga 10 cm, tergantung pesanan mengetahui kelebihan, kekurangan hingga ukuran standar batako, selanjutnya kalian juga harus mengerti berapa besar harga borongan pemasangannya. Seperti halnya HARGA BORONGAN BANGUNAN lainnya, besaran harga borongan pasang batako per meter juga bisa berbeda di sejumlah itu, umumnya para pemborong ataupun kontraktor menyediakan dua jenis sistem borongan, yaitu borongan non bahan serta borongan plus bahan. Borongan non bahan berarti pihak kontraktor atau pemborong hanya menyediakan tenaga kerja saja, sementara borongan plus bahan berarti kontraktor menyediakan tenaga beserta harga borongan pasang batako non material biasanya berada di kisaran Rp sampai Rp per meter perseginya. Sedangkan harga borongan pasang batako plus material sedikit lebih tinggi, yaitu sekitar Rp hingga Rp per meter perseginya, tergantung dengan pemilihan kualitas Biaya Pemasangan BatakoDi atas sudah dibahas secara lengkap mengenai estimasi harga borongan pasang batako per meter perseginya, baik itu non bahan ataupun plus bahan. Selanjutnya kalian juga harus mengerti bagaimana CARA MENGHITUNG BIAYA PEMASANGAN BATAKO menggunakan pekerja tata cara perhitungannya cukup sederhana, karena kalian hanya perlu mengalikan volume pekerjaan dinding yang akan dipasangi batako dengan harga borongan per meternya. Sebagai contoh kalian akan memasang batako sebagai pagar rumah dengan batako mengunakan pekerja borongan non material sepanjang 8 meter serta tinggi meter, maka perhitungannya akan seperti di bawah pekerjaan pagar Panjang x pekerjaan pagar 8 m x m = 12 pemasangan pagar Volume pekerjaan x harga borongan per pemasangan pagar 12 m2 x Rp = Rp dari perhitungan di atas total kebutuhan biaya untuk memasang batako sebagai pagar rumah sepanjang 8 meter serta tinggi meter menggunakan pekerja borongan non material yaitu kurang lebih sekitar Rp kontraktor tersebut hanya menyediakan tenaga kerja saja, maka kalian harus melakukan survei HARGA BATAKO di toko-toko bangunan ataupun material. Selain itu, biaya di atas juga belum termasuk biaya pembuatan pondasi sebagai penopang dinding Memilih BatakoDalam membangun sebuah bangunan, tentunya diperlukan adanya perhitungan serta pertimbangan dengan matang sejak awal, termasuk pemilihan bahan materialnya. Nah, agar kalian mendapatkan batako berkualitas, di bawah ini akan kami berikan beberapa tips dalam memilih batako sebagai bahan dasar pembuatan dinding batako dengan permukaan bobot batako lurus batako, maka akan semakin bagus tingkat batako berkualitas meskipun harganya sedikit lebih material batako yang memiliki masa KataDari ulasan di atas bisa diambil kesimpulan bahwa besaran tarif jasa borongan dalam pemasangan batako dihitung dengan satuan per meter persegi. Di samping itu, harga borongan tersebut juga dapat berbeda di sejumlah daerah karena terpengaruh oleh beberapa pembahasan versi Epropertyrack seputar daftar harga borongan pasang batako per meter perseginya, entah itu non bahan ataupun plus bahan. Semoga penjelasan di atas bermanfaat serta bisa dijadikan sebagai acuan ketika hendak memasang material batako di rumah. Main Article Content Abstract Penggunaan batu bata sebagai bahan penyusun dinding bangunan sudah umum kita lihat dari dulu hingga kini. Bahan material ini, hingga sekarang masih menjadi pilihan utama masyarakat meskipun sudah banyak penemuan baru dalam bidang teknologi bahan seperti bata ringan, batako press, dan sebagainya. Batako atau batako press adalah campuran antara semen, agregat, dan air dengan atau tanpa bahan tambahan. Untuk itu perlu perkembangan di bidang properti tersebut, diiringi dengan semakin meningkatnya akan kebutuhan material bahan bangunan terutama material dinding. Dalam pembangunan, diperlukan kualitas material bahan bangunan seperti beton atau batako. Adapun tujuan yang ingin dicapai dalam penulisan Skripsi ini yaitu untuk mengetahui biaya, waktu dan harga bahan material bata merah serta batako pada rumah type 36. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Standar Nasional Indonseia SNI tahun 2013 dan berupa buku pengetahuan teknik bangunan. Dari hasil analisis data, dapat diambil kesimpulan, yaitu biaya pemasangan dinding bata merah pada Rumah Type 36 sebesar Sedangkan batako sebesar Dengan selisih biaya sebesar Jika ditinjauu dari waktu pelaksanaan, pemasangan dinding bata merah di butuhkan selama 12 hari sedangkan pemasangan dinding batako selama 3 hari sehingga diperoleh perbandingan waktu pelaksanaan antara keduanya selama 8 hari dengan jumlah tukang yang sama yaitu 4 orang per hari. Article Details How to Cite [1]S. Harahap, “ANALISA PERBANDINGAN BIAYA SERTA WAKTU PELAKSANAAN MATERIAL DINDING BATU BATA DAN BATAKO PADA RUMAH TYPE 36”, JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT, vol. 9, no. 3, pp. 20-26, Jul. 2021. References Anonim, 1982, Persyaratan Umum Bahan Bangunan di Indonesia, Departemen Pekerjaan Umum, Jakarta. Anonim, 2008, Tata Cara Perhitungan Harga Satuan Pekerjaan Dinding Untuk Konstruksi Bangunan Gedung dan Perumahan, Badan Standardisasi Nasional, Jakarta. Anonim, 2012, Analisa Harga Satuan Pekerjaan AHSP, Bidang Pekerjaan Umum, Jakarta. Anonim, 2013, Persyaratan Beton Struktural untuk Bangunan Gedung, Badan Standar Indonesia, Jakarta. Anonim, 2016, Analisa Harga Satuan Pekerjaan Umum, Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Jakarta. Anonim, 2016, Perbandingan Campuran Adukan Semen dan Pasir, diakses pada 02 April 2016 pukul 0807 WIB. Asiyanto, 2003, Pendapatan Kontrak Konstruksi, Mandar Maju, Bogor Fauji, A. dan Indraharja, F., 2006, Pemanfaatan Limbah Sludge Kertas PT. Adiprima Suraprinta Pada Pembuatan Panel Dinding, Teknik Lingkungan, FTSP ITS, Surabaya. Harahap, A., A, 2019, Standar Harga Satuan Barang / Perabotan dan jasa instansi pemerintah, Kabupaten Padang Lawas Utara, Gunungtua. Hariyono, 2017, Evaluasi Rencana Anggaran Biaya perencanaan Gedung Kuliah 5 Lantai dengan Sistem Rangka Pemikul Momen Menengah di wilayah Surakarta, Skripsi, Fakultas Teknik Universitas Surakarta. Harun, M., 2011, Studi Kelayakan Kualitas Batako Hasil Produksi Industri Kecil di Kota Palu, Skripsi, Fakultas Teknik Universitas Tadulako, Palu. Mulyadi, 2002, Pengertian Biaya jbptun diakses pada 1 Februari 2014 pukul 12 31 WIB. Sedamayanti, 2001, Sumber Daya Manusia dan Produktivitas Kerja, Mandar Maju, Bandung. Supriyadi, 2006, Pemanfaatan Limbah Padat sludge Pabrik Kertas Sebagai Bata Beton Batako Untuk Mereduksi Kuantitas Limbah, Teknik Lingkungan, FTSP ITS, Surabaya. Widiastuti, D., Utiarahamn, A., Utama, 2016, Analisis Biaya Penggunaan Material Dinding Batu bata dan Batako Pada Pembangunan Rumah Tinggal Sederhana di kota Gorontalo, Skripsi, Fakultas Teknik Universitas Negeri Gorontalo, Gorontalo. No URAIAN SATUAN KOEF. HARGA SATUAN Rp SUB. JUMLAH Rp JUMLAH Rp PEKERJAAN DINDING 1. 1 m² Pasangan Dinding Bata Merah kelas 1 Uk.5x11x22cm Tebal 1 Bata. Campuran Spesi 1PC 2PP Bahan -Bata Merah kelas1 - PC - PP Tenaga Kerja - Pekerja - Tukang Batu - Kepala Tukang - Mandor Buah kg m³ org/hr org/hr org/hr org/hr 650 1,000 265,00 157,643 166,729 182,676 194,274 91,000 43,500 21,200 94, 33, 3, 5, Jumlah Harga 293, Keuntungan 10% Jumlah Harga 293, 2. 1 m² Pasangan Dinding Bata Merah kelas 1 Uk.5x11x22cm Tebal 1 Bata. Campuran Spesi 1PC 3PP Bahan -Bata Merah kelas1 - PC - PP Tenaga Kerja - Pekerja - Tukang Batu - Kepala Tukang - Mandor Buah kg m³ org/hr org/hr org/hr org/hr 650 1,000 265,00 157,643 166,729 182,676 194,274 91,000 32,950 24,115 94, 33, 3, 5, Jumlah Harga 285, Keuntungan 10% Jumlah Harga 285, 3. 1 m² Pasangan Dinding Bata Merah kelas 1 Uk.5x11x22cm Tebal 1 Bata. Campuran Spesi 1PC 4PP Bahan -Bata Merah kelas1 - PC - PP Tenaga Kerja - Pekerja - Tukang Batu - Kepala Tukang - Mandor Buah kg m³ org/hr org/hr org/hr org/hr 650 1,000 265,00 157,643 166,729 182,676 194,274 91,000 26,550 24,645 94, 33, 3, 5, Jumlah Harga 279, Keuntungan 10% Jumlah Harga 279, 4. 1 m² Pasangan Dinding Bata Merah kelas 1 Uk.5x11x22cm Tebal 1 Bata. Campuran Spesi 1PC 5PP Bahan -Bata Merah kelas1 - PC - PP Tenaga Kerja - Pekerja - Tukang Batu - Kepala Tukang - Mandor Buah kg m³ org/hr org/hr org/hr org/hr 650 1,000 265,00 157,643 166,729 182,676 194,274 91,000 22,200 27,030 94, 33, 3, 5, Jumlah Harga 277, Keuntungan 10% Jumlah Harga 277, 5. 1 m² Pasangan Dinding Bata Merah kelas 1 Uk.5x11x22cm Tebal 1 Bata. Campuran Spesi 1PC 6PP Bahan -Bata Merah kelas1 - PC - PP Tenaga Kerja - Pekerja - Tukang Batu - Kepala Tukang - Mandor Buah kg m³ org/hr org/hr org/hr org/hr 650 1,000 265,00 157,643 166,729 182,676 194,274 91,000 18,500 32,330 94, 33, 3, 5, Jumlah Harga 279, Keuntungan 10% Jumlah Harga 279, 6. 1 m² Pasangan Dinding Bata Merah kelas 1 Uk.5x11x22cm Tebal 1/2 Bata. Campuran Spesi 1PC 2PP Bahan -Bata Merah kelas1 - PC - PP Tenaga Kerja - Pekerja - Tukang Batu - Kepala Tukang - Mandor Buah kg m³ org/hr org/hr org/hr org/hr 70 650 1,000 265,00 157,643 166,729 182,676 194,274 45,500 18,950 10,070 47, 16, 1, 2, Jumlah Harga 143, Keuntungan 10% Jumlah Harga 143, 7. 1 m² Pasangan Dinding Bata Merah kelas 1 Uk.5x11x22cm Tebal 1/2 Bata. Campuran Spesi 1PC 3PP Bahan -Bata Merah kelas1 - PC - PP Tenaga Kerja - Pekerja - Tukang Batu - Kepala Tukang - Mandor Buah kg m³ org/hr org/hr org/hr org/hr 70 650 1,000 265,00 157,643 166,729 182,676 194,274 45,500 14,370 10,600 47, 16, 1, 2, Jumlah Harga 139, Keuntungan 10% Jumlah Harga 139, 8. 1 m² Pasangan Dinding Bata Merah kelas 1 Uk.5x11x22cm Tebal 1/2 Bata. Campuran Spesi 1PC 4PP Bahan -Bata Merah kelas1 - PC - PP Tenaga Kerja - Pekerja - Tukang Batu - Kepala Tukang - Mandor Buah kg m³ org/hr org/hr org/hr org/hr 70 650 1,000 265,00 157,643 166,729 182,676 194,274 45,500 11,500 11,395 47, 16, 1, 2, Jumlah Harga 137, Keuntungan 10% Jumlah Harga 137, 9. 1 m² Pasangan Dinding Bata Merah kelas 1 Uk.5x11x22cm Tebal 1/2 Bata. Campuran Spesi 1PC 5PP Bahan -Bata Merah kelas1 - PC - PP Tenaga Kerja - Pekerja - Tukang Batu - Kepala Tukang - Mandor Buah kg m³ org/hr org/hr org/hr org/hr 70 650 1,000 265,00 157,643 166,729 182,676 194,274 45,500 9,680 11,925 47, 16, 1, 2, Jumlah Harga 135, Keuntungan 10% Jumlah Harga 135, 10. 1 m² Pasangan Dinding Bata Merah kelas 1 Uk.5x11x22cm Tebal 1/2 Bata. Campuran Spesi 1PC 6PP Bahan -Bata Merah kelas1 - PC - PP Tenaga Kerja - Pekerja - Tukang Batu - Kepala Tukang - Mandor Buah kg m³ org/hr org/hr org/hr org/hr 70 650 1,000 265,00 157,643 166,729 182,676 194,274 45,500 8,320 12,985 47, 16, 1, 2, Jumlah Harga 135, Keuntungan 10% Jumlah Harga 135,

analisa pekerjaan dinding batako